Home / Hukrim / Mantan Wakil Bupati Sumbawa Terseret Kasus Korupsi Masker Miliar Rupiah: Babak Akhir Penyelidikan Polresta Mataram!

Mantan Wakil Bupati Sumbawa Terseret Kasus Korupsi Masker Miliar Rupiah: Babak Akhir Penyelidikan Polresta Mataram!

LCN – Mataram, Skandal dugaan korupsi pengadaan masker senilai miliaran rupiah di Polresta Mataram memasuki babak klimaks. Setelah serangkaian pemeriksaan, dua tersangka terakhir siap dipanggil, dan salah satunya, yakni sosok tak terduga: seorang mantan Wakil Bupati Sumbawa!.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Polda NTB, AKP Regi Halili,S.Tr K. S.I.K., menyampaikan Unit Tipikor Satreskrim Polresta Mataram Polda NTB, memanggil DN dan RA, dua wanita yang akan menjadi kunci penyelesaian kasus korupsi yang menggegerkan ini. “Kami sudah melayangkan surat pemanggilan kepada dua tersangka lainnya dalam kasus masker, yaitu DN dan RA.

Keduanya diminta hadir pada Kamis mendatang untuk diperiksa oleh penyidik,” tegas AKP Regi Halili S.Tr.K., S.I.K., Kasat Reskrim Polresta Mataram, Senin (28/07/2025). Identitas mantan pejabat Sumbawa yang terseret ini tentu saja menjadi sorotan utama, menambah panasnya kasus ini.

Sebelumnya, empat tersangka lain, WKK (mantan Pejabat Pengguna Anggaran), (Pejabat Pembuat Komitmen), CTB (Sekdis Pariwisata NTB), dan MH, telah rampung diperiksa dan ditahan. Meskipun keempatnya telah mengajukan penangguhan penahanan, Polresta Mataram belum memberikan persetujuan. “Saat ini ke 4 tersangka sudah melayangkan surat Penangguhan penahanan, namun belum kita setujui. Penangguhan ini tentu harus melewati prosedur, salah satunya jika kita setujui maka harus dilakukan gelar perkara terlebih dahulu untuk mengambil keputusan,”jelas Regi.

Kasus yang berawal dari dugaan penyimpangan anggaran Rp12,3 miliar pada masa pandemi COVID-19 ini semakin terkuak dengan hasil audit BPKP NTB yang menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp1,58 miliar. Pemanggilan dua tersangka terakhir ini menjadi sinyal kuat bahwa jerat hukum akan segera menutup kasus ini sepenuhnya.

Masih kata Regi, komitmen Polresta Mataram Polda NTB, untuk menuntaskan kasus ini secara profesional dan tanpa intervensi. “Kami harap semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan kami bekerja secara profesional dan menyelesaikan kasus ini dengan tuntas, “pungkasnya.

Masyarakat kini menanti dengan cemas bagaimana kasus korupsi masker, yang menyeret nama besar mantan pejabat, akan berakhir di tangan aparat penegak hukum.

(Orik / LCN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *