Home / Berita TNI / Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Koramil 0819/01 Kota Dukung Pelatihan Penanggulangan Bencana

Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Koramil 0819/01 Kota Dukung Pelatihan Penanggulangan Bencana

LCN – Pasuruan, Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, Pgs. Danramil 0819/01 Kota Kapten Inf Kariono menghadiri kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana yang digelar di Pendopo Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur terkait sebagai bentuk sinergi dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap ancaman bencana alam maupun nonalam. Kamis (25/06/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kepel, Kapolsek Bugul Kidul, perwakilan BPBD Kota Pasuruan, serta para Ketua RT dan RW se-Kelurahan Kepel. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai langkah-langkah mitigasi, penanganan darurat, hingga koordinasi lintas sektor saat terjadi bencana, sehingga masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat.

Kapten Inf Kariono dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang harus dipahami oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan warga dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. “Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami prosedur penanggulangan bencana dan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan diri, keluarga, serta lingkungan sekitarnya,”ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TNI melalui Koramil akan terus mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan ketahanan wilayah dan keselamatan masyarakat. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah kelurahan, BPBD, Polri, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan terwujud masyarakat Kelurahan Kepel yang tangguh, sigap, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana secara terpadu dan berkelanjutan,”pungkasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *