LCN – Lombok Timur, – Momentum Nuzulul Qur’an 1447 H di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (18/03/2026), bukan sekadar peringatan religius biasa. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melakukan langkah konkret dengan menyerahkan zakatnya melalui BAZNAS, sekaligus memberikan “sinyal keras” kepada seluruh pejabat dan ASN untuk menjadikan zakat sebagai mesin penggerak ekonomi daerah.
Bukan tanpa alasan, Bupati secara gamblang menyebut potensi zakat di Lombok Timur sangat raksasa. Jika seluruh ASN (PNS dan PPPK) hingga sektor swasta bergerak bersama, dana yang terkumpul bisa mencapai angka puluhan miliar rupiah.
”Dalam sambutannya yang sarat makna, Bupati menegaskan zakat, yakni instrumen kepedulian sosial yang paling nyata.
”Zakat tidak hanya membersihkan harta. Sikap membantu orang itu yang paling pokok. Bayangkan, berapa puluh miliar dana yang dapat kita kelola jika semuanya tertib membayar melalui BAZNAS,”tegas Bupati dihadapan jajaran Forkopimda dan kepala OPD.
Menariknya, Bupati Warisin memberikan instruksi tegas kepada BAZNAS Lotim untuk menjaga marwah lembaga. Beliau menekankan beberapa poin krusial demi menjaga kepercayaan para pembayar zakat (Muzakki), yaitu Stop Bantuan Konsumtif, Penyaluran zakat diminta lebih produktif, seperti bedah rumah (RTLH) dan bantuan kesehatan permanen.
BAZNAS dilarang menerima pengajuan yang tidak jelas peruntukannya.
Tim audit internal diminta tidak hanya bekerja sekali setahun, tapi harus responsif kapanpun ditemukan ketidaksesuaian aturan.
Gerakan Serentak Pejabat Teritorial
Langkah Bupati ini diikuti langsung oleh Wakil Bupati, Sekda, hingga pimpinan BUMD dan perusahaan swasta. Bupati juga menginstruksikan para pejabat struktural untuk mengecek langsung kedisiplinan bawahannya dalam berzakat.
Disela-sela acara, suasana semakin lengkap dengan diserahkannya SK Perpanjangan Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik. Perpanjangan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas birokrasi ditengah upaya besar Pemda mengoptimalkan dana umat melalui BAZNAS,”tandasnya.
(Orik / 002)







