LCN – Mataram, – NTB, Hamparan ribuan Bendera Merah Putih yang berkibar disepanjang jalan Kota Mataram menghadirkan pemandangan penuh haru dan kebanggaan. Semangat nasionalisme terasa begitu hidup ketika ribuan pelajar, aparatur pemerintah, komunitas, hingga masyarakat dari berbagai kalangan berjalan berdampingan dalam kegiatan Pembagian Bendera Merah Putih dan Jalan Kebangsaan yang digelar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB, Jumat (07/08/2026).
Ditengah lautan peserta yang memadati Lapangan Sangkareang sebagai titik keberangkatan, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram turut hadir memperkuat semangat persatuan. Mewakili Komandan Kodim 1606/Mataram, Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 1606/Mataram, Kapten Inf Arh Lalu Dedi Junaedi, bersama perwakilan personel Kodim 1606/Mataram berjalan bersama masyarakat hingga garis finis di Simpang Empat Kantor Gubernur NTB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.I.P., Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H., Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Noviani Danar Kinnastri Mohan Roliskana, S.Sos., unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta ribuan peserta dari tingkat SD, SMP, SMA, ASN, organisasi kepemudaan dan masyarakat umum.
Pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, menghormati jasa para pahlawan, dan memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia.
Suasana penuh kebersamaan begitu terasa sepanjang rute perjalanan. Anak-anak sekolah berjalan berdampingan dengan para guru, aparat pemerintah, prajurit TNI, anggota Polri, hingga masyarakat umum. Bendera Merah Putih yang berkibar ditangan peserta seolah menjadi pesan bahwa perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.I.P., menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus terus dipelihara melalui aksi nyata, bukan hanya diwujudkan dalam kata-kata.
“Merah Putih adalah identitas kita sebagai bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi kemajuan Nusa Tenggara Barat dan Indonesia, “ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat yang bersama-sama menunjukkan kecintaan kepada bangsa melalui kegiatan yang sarat nilai kebangsaan tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa antusiasme ribuan peserta menjadi bukti tingginya kepedulian masyarakat terhadap nilai-nilai persatuan.
“Jalan Kebangsaan ini bukan hanya perjalanan beberapa kilometer, tetapi perjalanan untuk memperkuat rasa persaudaraan. Ketika masyarakat berjalan bersama sambil membawa Merah Putih, disitulah kita melihat bahwa semangat gotong royong dan persatuan masih menjadi kekuatan utama Kota Mataram, “ungkapnya.
Menurutnya, momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.
Pasi Intel Kodim 1606/Mataram, Kapten Inf Arh Lalu Dedi Junaedi, mengatakan kehadiran Kodim dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun karakter kebangsaan masyarakat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kegiatan yang mampu memperkuat persatuan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Semangat Merah Putih harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi menjaga keutuhan NKRI,”tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dunia pendidikan, dan masyarakat merupakan modal penting untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkokoh persatuan bangsa.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Ribuan langkah yang menyatu dalam Jalan Kebangsaan menjadi simbol bahwa semangat gotong royong, persatuan dan nasionalisme masih tumbuh kuat ditengah masyarakat Nusa Tenggara Barat. Dari Mataram, pesan kebangsaan itu kembali digaungkan: Merah Putih akan terus berkibar, selama rakyat Indonesia tetap menjaga persatuan dan cinta kepada tanah air,”tandasnya.
(Orik / 002)






