LCN – BREBES – Semangat gotong royong yang ditunjukkan anggota TNI bersama masyarakat Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tidak pernah surut hingga menjelang selesainya pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Senin (13/07/2026), proses pembangunan terus berlangsung dengan penuh optimisme.
Memasuki tahap akhir, seluruh pihak yang terlibat semakin bersemangat karena impian masyarakat untuk memiliki jembatan penghubung yang aman dan kokoh kini tinggal selangkah lagi menjadi kenyataan.
Dilokasi pembangunan yang membentang di atas Sungai Ciraja, suasana kerja terlihat begitu hidup. Anggota Koramil 12/Bantarkawung bersama masyarakat terus menyelesaikan berbagai pekerjaan akhir dengan penuh ketelitian. Tidak terlihat raut lelah diwajah para pekerja. Sebaliknya, semangat dan optimisme justru semakin besar karena hasil dari kerja keras selama berbulan-bulan kini mulai tampak nyata.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, kembali hadir mendampingi jalannya pekerjaan. Sejak awal pembangunan dimulai, ia selalu berada ditengah masyarakat untuk memberikan motivasi, mengoordinasikan kegiatan gotong royong, serta memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Menurut Pelda Aris, semakin dekatnya penyelesaian pembangunan menjadi penyemangat bagi seluruh warga. Kerja keras yang telah dilakukan bersama selama ini akan segera membuahkan hasil yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
“Semangat kami tidak pernah kendor. Justru ketika pembangunan sudah mendekati selesai, seluruh anggota dan masyarakat semakin termotivasi untuk memberikan hasil yang terbaik. Sebentar lagi jembatan ini akan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dan itu menjadi kebahagiaan bagi kami semua,”ungkap Pelda Aris.
Jembatan Gantung Garuda merupakan infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat Desa Bangbayang dan wilayah sekitarnya. Selama bertahun-tahun, Sungai Ciraja menjadi hambatan bagi mobilitas warga, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat. Kehadiran jembatan ini akan menghadirkan akses yang lebih aman, lebih cepat dan lebih nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Selama proses pembangunan, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama. Warga tanpa diminta terus datang membantu pekerjaan sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang mengangkat material, menyiapkan peralatan, membersihkan lokasi kerja, hingga membantu proses penyelesaian konstruksi. Kekompakan tersebut menjadi bukti bahwa budaya kebersamaan masih terpelihara dengan baik ditengah masyarakat.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran aparat kewilayahan di lokasi pembangunan memberikan rasa aman, membangun komunikasi yang baik, sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus bekerja hingga pembangunan selesai.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda tidak hanya menghasilkan sebuah bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Keberadaan jembatan nantinya akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan, serta membuka peluang berkembangnya perekonomian masyarakat di Kecamatan Bantarkawung.
Masyarakat Desa Bangbayang menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pembangunan yang hampir selesai. Mereka meyakini bahwa jembatan tersebut akan menjadi salah satu infrastruktur penting yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat kemajuan wilayah.
Semangat yang terus terjaga hingga menjelang akhir pembangunan menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja keras, pengorbanan, dan kebersamaan. Setiap tetes keringat yang tercurah selama proses pembangunan merupakan wujud nyata kepedulian TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
Dengan progres pembangunan yang semakin mendekati penyelesaian, harapan masyarakat pun semakin besar. Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang tidak hanya akan menjadi penghubung dua wilayah yang dipisahkan Sungai Ciraja, tetapi juga menjadi simbol kokohnya persatuan, semangat gotong royong, dan pengabdian tanpa pamrih dari Babinsa Pelda Aris bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Brebes yang lebih maju, mandiri dan sejahtera,”ujarnya.
(Orik / 002)







