Home / Berita POLRI / Sinergi di Balik Kedamaian: Cerita Polsek Lingsar Jaga Kekhusyukan Ibadah Kenaikan Isa Almasih

Sinergi di Balik Kedamaian: Cerita Polsek Lingsar Jaga Kekhusyukan Ibadah Kenaikan Isa Almasih

LCN – Lombok Barat, – Suasana sejuk di Kecamatan Lingsar, Kamis pagi (14/05/2026), terasa berbeda. Ditengah riuh rendah aktivitas warga, ratusan jemaat tampak berkumpul dengan penuh sukacita. Bukan sekadar pengamanan biasa, Polsek Lingsar hadir memastikan bahwa “Toleransi” bukan hanya slogan, melainkan napas kehidupan diwilayah tersebut.

Dibawah komando AKP Wiwin Widarti, personel kepolisian tidak hanya berdiri berjaga, tetapi juga memastikan setiap sudut lokasi kegiatan, mulai dari aula ibadah hingga area kolam renang, menjadi ruang yang aman bagi jemaat untuk merayakan Kenaikan Isa Almasih.

Kapolsek Lingsar Polresta Mataram Polda NTB, AKP Wiwin Widarti, turun langsung memantau situasi dilapangan. Baginya, memastikan kenyamanan umat beragama adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Kami ingin memastikan setiap jemaat, baik yang sedang beribadah secara khusyuk maupun yang sedang menikmati momen kebersamaan keluarga, merasa terlindungi. Kehadiran kami adalah untuk memberi rasa tenang,”tegas AKP Wiwin.

Pengamanan dilakukan secara tersebar di tiga titik strategis yang menjadi pusat konsentrasi jemaat. Gema Doa di Desa Langko, Sebanyak 100 jemaat Gereja Kristus Tuhan (GKT) melaksanakan ibadah dengan khidmat di LHHH Desa Langko dibawah bimbingan Pendeta Yance Riung.

Suasana alam Desa Karang Bayan menambah kedamaian 150 jemaat GKT Gloria saat melangsungkan ibadah bersama Pendeta Yohanes Mattulesy.

Ceria Keluarga di Desa Peteluan Indah, Tidak melulu soal ibadah formal, keceriaan pecah di Kolam Renang Claudia. Sekitar 130 jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia Kalvari merayakan momen ini dengan family gathering yang penuh kehangatan.

Yang menarik, kelancaran kegiatan ini bukan hanya hasil kerja keras aparat, melainkan buah dari sinergi masyarakat lokal yang sangat menghargai perbedaan.

“Sinergi antara masyarakat, panitia dan petugas adalah kunci. Inilah wajah Lingsar yang sebenarnya; aman, tertib, dan sangat kondusif, “tutup AKP Wiwin dengan senyum optimis.

Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan tetap kondusif, meninggalkan kesan mendalam bagi para jemaat yang datang jauh-jauh dari Kota Mataram untuk mencari kedamaian di Lingsar.

 

(Orik / 002)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *