LCN – Mataram, – Aura antusiasme menyelimuti aula SMAN 2 Mataram pada Selasa (10/03). Ratusan siswa tampak serius menyimak paparan dari tim Bagian SDM Polresta Mataram Polda NTB, yang hadir membawa “karpet merah” bagi putra-putri terbaik NTB, untuk bergabung menjadi keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026.
Bukan sekadar sosialisasi biasa, kehadiran Kabag Psi Ro SDM Polda NTB, Ary Krisdiyanto, bersama timnya membawa misi penting: mematahkan mitos masuk polisi itu sulit dan mahal.
Kapolresta Mataram Polda NTB, melalui Kabag SDM, AKP Samsul Hilal, menegaskan sistem seleksi saat ini telah bertransformasi total. Tidak ada lagi ruang untuk “main belakang”.
“Kami ingin memastikan setiap siswa paham satu-satunya tiket untuk lulus, yakni kemampuan diri sendiri. Sosialisasi ini sebagai bukti konkret transparansi kami. Siapkan fisik, siapkan mental, karena Polri mencari yang terbaik!” tegas AKP Samsul Hilal dengan penuh semangat.
Para siswa tidak hanya diberi janji, tapi dibekali dengan peta jalan (roadmap) menuju kelulusan, meliputi. Cara melengkapi berkas tanpa cela, apa yang dicari oleh penguji.
Standar fisik yang harus dikejar sejak dini.
Alur Pendidikan: Gambaran kehidupan setelah dinyatakan lulus seleksi,”paparnya.
Ditengah ketatnya persaingan dunia kerja, menjadi anggota Polri tetap menjadi primadona karena menawarkan,
Gengsi dan Pengabdian, menjadi garda terdepan penjaga keamanan negara. Jenjang kepangkatan dan pendidikan yang terukur.
Seluruh proses seleksi hingga pendidikan dibiayai oleh negara harapan baru generasi emas NTB, kegiatan ini diharapkan mampu memicu adrenalin para siswa SMAN 2 Mataram untuk mulai berbenah. Polresta Mataram Polda NTB, ingin memastikan kuota anggota Polri tahun 2026 nanti diisi oleh talenta-talenta cerdas dan berintegritas dari bumi seribu masjid,”tandasnya.
(Orik / 002)







