LCN – Sumbawa Barat-Sebagai institusi bisnis yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diharapkan untuk segera menjalankan aktivitas usaha sebagai bagian dari ekosistem ekonomi ditingkat Desa atau kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat melakukan kunjungan ke Koperasi Merah Putih Telaga Bertong, Jumat (13/03/2026).
Gubernur Iqbal juga menegaskan bahwa ke depan berbagai program pemerintah pusat pada akhirnya akan terintegrasi dengan hadirnya berbagai program yang diinisiasi pemerintah pusat seperti; Koperasi Merah Putih, Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), kampung nelayan, hingga peternakan terintegrasi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, ia secara khusus meminta Bank NTB, Syariah untuk membantu koperasi yang dinilai siap memulai usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan tersebut diberikan senilai sekitar Rp. 25 juta per koperasi dalam bentuk barang, bukan uang tunai.
Barang-barang tersebut diperoleh dari sejumlah mitra seperti Bulog, Pupuk Indonesia, dan Pertamina. Selanjutnya, barang tersebut dapat dijual kembali oleh koperasi kepada masyarakat sehingga koperasi memperoleh margin keuntungan yang dapat digunakan sebagai tambahan modal usaha.
“Yang penting mereka mulai berbisnis dulu. Dari margin penjualan itu mereka bisa menambah modalnya,”ujarnya.
Pada tahap awal, sekitar 10 koperasi direncanakan menerima bantuan CSR tersebut sebagai proyek percontohan. Jika program ini berjalan dengan baik, dukungan serupa akan diperluas kepada koperasi lain yang telah siap menjalankan usaha. Sejauh ini, dukungan CSR untuk mendorong aktivitas usaha koperasi telah mulai diberikan oleh Bank NTB Syariah dan Bank Mandiri,”pungkasnya.
(Orik / 002)








