LCN – Lombok Timur,– NTB, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah diwilayahnya. Ia meminta para pejabat dan pegawai untuk berhenti mengejar popularitas dimedia sosial dan kembali ke khitah sebagai pelayan rakyat.
Hal tersebut ditegaskan Bupati saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama ribuan guru dan pegawai lingkup Dikbud di Kantor Kecamatan Montong Gading, Rabu (08/04/2026).
“Dalam pidato yang bernada tegas, Bupati yang akrab disapa Haji Iron ini mengingatkan sumpah jabatan dilakukan atas nama Tuhan, bukan atas nama jumlah followers atau likes.
“Kita bekerja tidak perlu banyak bicara, tidak perlu fitnah. Fokus kita adalah untuk rakyat, bukan untuk pencitraan dimedia sosial,”tegasnya dihadapan ratusan hadirin.
Ia menambahkan, meski kritik dan hujatan kerap membanjiri ruang digital, aparat tidak boleh goyah. Baginya, kritik, yakni risiko jabatan yang harus diterima dengan lapang dada tanpa perlu mengabaikan tugas utama. “Selama kritik tidak menghina, kita jelaskan faktanya. Jangan sampai ada kebuntuan informasi,”imbuhnya.
Tak hanya bicara soal etika kerja, Bupati juga menyoroti isu panas mengenai kelangkaan Elpiji yang mencekik warga. Ia mengungkapkan telah menyurati Pertamina secara resmi untuk menambah kuota di Lombok Timur.
Namun, ia juga memberi peringatan maut bagi para spekulan yang mencoba bermain diair keruh.
“Menjual barang subsidi diatas harga resmi bisa kena “suspend” hukuman. Saya minta masyarakat jangan menumpuk gas, gunakan sesuai kebutuhan,”tegas Bupati.
Ditempat yang sama, Camat Montong Gading, Arfin, Sos., MM., memaparkan bukti kerja nyata yang diminta Bupati. Ia melaporkan gangguan Kamtibmas seperti balap liar kini telah berhasil diredam melalui pembinaan.
Dari sisi infrastruktur, akses jalan yang sempat lumpuh akibat bencana November lalu kini telah tuntas diperbaiki. “Berkat disposisi Bapak Bupati, jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Rehab jalan sepanjang dua kilometer juga terus dikebut,”lapor Arfin.
Acara ini menjadi momentum penting bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk menyelaraskan visi disisa masa jabatan empat tahun ke depan, guna memastikan target pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok Desa,”tandasnya.
(Orik / 002)








