LCN – BREBES – Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Sabtu (13/06/2026), pembangunan memasuki salah satu tahapan penting, yakni pemasangan seling baja yang akan menjadi bagian utama penopang konstruksi jembatan gantung tersebut.
Pemasangan seling baja merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, kekompakan, serta koordinasi yang baik antara para pekerja dilapangan. Tahapan ini menjadi salah satu bagian paling vital dalam pembangunan Jembatan Garuda karena seling baja berfungsi sebagai penyangga utama yang akan menopang beban jembatan dan menjamin kekuatan konstruksi saat digunakan oleh masyarakat nantinya.
Sejak pagi hari, suasana di lokasi pembangunan tampak penuh semangat. Warga bersama anggota TNI dan pihak terkait bekerja bahu-membahu melaksanakan proses pemasangan seling baja. Dengan mengutamakan faktor keselamatan dan ketepatan teknis, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara cermat agar hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Babinsa Desa Kadumanis, Serda Hasanudin, yang selalu hadir mendampingi setiap proses pembangunan, mengatakan bahwa pemasangan seling baja merupakan langkah besar menuju penyelesaian pembangunan Jembatan Garuda.
“Alhamdulillah, hari ini pekerjaan pemasangan seling baja dapat dilaksanakan. Ini merupakan tahapan yang sangat penting dalam pembangunan jembatan gantung. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan aman sehingga pembangunan dapat segera diselesaikan,”ujar Serda Hasanudin.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hingga tahap ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pihak, terutama masyarakat yang selama ini terus menunjukkan semangat gotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan.
Jembatan Garuda sendiri dibangun sebagai solusi atas kebutuhan akses transportasi yang lebih aman dan mudah bagi masyarakat Desa Kadumanis dan Desa Citimbang. Selama ini, sungai yang memisahkan kedua desa sering menjadi kendala bagi mobilitas warga, terutama saat musim penghujan ketika debit air meningkat.
Dengan hadirnya jembatan tersebut nantinya, masyarakat akan lebih mudah melakukan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial dan kesehatan. Karena itu, pembangunan Jembatan Garuda menjadi harapan besar yang terus didukung oleh seluruh warga.
Dilokasi pembangunan, semangat kebersamaan masih menjadi pemandangan utama. Warga dan anggota TNI bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat proses pembangunan. Nilai-nilai gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun kembali terbukti mampu menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Masyarakat berharap proses pemasangan seling baja dan tahapan pembangunan berikutnya dapat berjalan dengan lancar hingga jembatan selesai dibangun. Mereka optimistis bahwa Jembatan Garuda akan menjadi sarana penting yang mampu meningkatkan kesejahteraan serta mempererat hubungan antarwilayah di Kecamatan Salem.
Dengan dimulainya pemasangan seling baja, pembangunan Jembatan Garuda kini semakin mendekati tahap penyelesaian. Jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung fisik antara Desa Kadumanis dan Desa Citimbang, tetapi juga menjadi simbol perjuangan, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Babinsa Desa Kadumanis, Serda Hasanudin, terus mendampingi dan mengawal jalannya pembangunan sebagai wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan diwilayah pedesaan,’tandasnya.
(Orik / 002)








