LCN – BREBES – Teriknya sinar matahari tidak menyurutkan semangat personel TNI bersama masyarakat dalam melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kadumanis, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Pada Senin (13/07/2026), proses pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kadumanis dengan Desa Citimbang tetap berlangsung dengan penuh semangat meskipun cuaca dilokasi pembangunan cukup panas.
Pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat terus menunjukkan perkembangan yang positif. Berbagai tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan semangat gotong royong antara aparat TNI, pemerintah Desa, tim teknis dan masyarakat setempat.
Sejak pagi hari, aktivitas dilokasi pembangunan sudah terlihat ramai. Dibawah terik matahari, para pekerja bersama warga dan anggota TNI tetap melaksanakan pekerjaan sesuai pembagian tugas masing-masing. Keringat yang membasahi tubuh tidak menjadi penghalang untuk terus bekerja demi menyelesaikan pembangunan jembatan yang telah lama menjadi harapan masyarakat.
Babinsa Desa Kadumanis Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes, Serda Hasanudin, tampak terus mendampingi sekaligus ikut membantu pekerjaan dilapangan. Selain memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, Babinsa juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap menjaga semangat serta mengutamakan keselamatan kerja.
Menurut Serda Hasanudin, kondisi cuaca yang panas merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama. Namun semangat pengabdian dan gotong royong yang dimiliki masyarakat menjadi kekuatan utama sehingga pekerjaan tetap dapat berjalan sesuai rencana.
“Cuaca yang panas bukan menjadi alasan untuk berhenti bekerja. Selama kondisi memungkinkan dan tetap memperhatikan faktor keselamatan, kami bersama masyarakat akan terus melanjutkan pembangunan ini. Semangat warga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendampingi hingga jembatan selesai dibangun,”ujar Serda Hasanudin.
Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int menyampaikan apresiasi atas dedikasi Babinsa serta antusiasme masyarakat yang tetap bersemangat melanjutkan pembangunan meskipun harus bekerja dibawah terik matahari.
“Saya mengapresiasi semangat Babinsa dan seluruh masyarakat yang tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Semangat pantang menyerah seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan diwilayah. Namun demikian, saya juga mengingatkan agar seluruh personel tetap menjaga kondisi kesehatan, mengatur waktu istirahat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan selalu mengutamakan keselamatan selama bekerja, “tegas Dandim.
Beliau menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas.
Jembatan Garuda nantinya akan menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Kadumanis dan Desa Citimbang. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi diwilayah Kecamatan Salem.
Semangat gotong royong yang terus terpelihara selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa kebersamaan merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berhasil. Kehadiran Babinsa yang selalu berada ditengah masyarakat juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai salah satu pilar penting dalam pembinaan teritorial.
Dengan tekad yang kuat dan semangat yang tidak pernah padam meski diterpa cuaca panas, pembangunan Jembatan Garuda terus bergerak menuju tahap penyelesaian. Diharapkan, jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta menjadi simbol keberhasilan gotong royong antara TNI dan rakyat dalam membangun Kabupaten Brebes yang semakin maju,”tandasnya.
(Orik / 002)







