LCN – Pasuruan, Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, Han., memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada Serda Johan Prayitno, Babinsa Koramil 0819/05 Grati, atas keberhasilannya menggagalkan percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi pada Senin lalu.
Pemberian penghargaan tersebut berlangsung di Aula Makodim 0819/Pasuruan dan disaksikan langsung oleh seluruh anggota Kodim 0819/Pasuruan dalam suasana penuh kebanggaan dan penghormatan. Rabu (13/05/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas tindakan cepat, sigap, dan penuh keberanian yang dilakukan Serda Johan Prayitno saat menghadapi pelaku curanmor diwilayah binaannya.
Keberhasilan tersebut dinilai tidak hanya mencerminkan profesionalisme seorang Babinsa, namun juga menunjukkan kepedulian aparat teritorial terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran seluruh personel Kodim dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan serta penghormatan terhadap dedikasi prajurit yang mampu menjalankan tugas dengan maksimal ditengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Apa yang dilakukan Serda Johan Prayitno merupakan cerminan prajurit teritorial yang memiliki kepekaan, keberanian dan tanggung jawab terhadap lingkungan binaannya. Tindakan cepat dalam menggagalkan tindak kriminal patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi seluruh anggota Kodim 0819/Pasuruan, “tegas Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa TNI, khususnya aparat kewilayahan, harus selalu menjadi garda terdepan dalam membantu menciptakan rasa aman ditengah masyarakat.
“Saya berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi semata, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan loyalitas, disiplin, dan kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran Babinsa diwilayah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, “pungkas Letkol Boga.
(Orik / 002)







