LCN – KUTAI BARAT – Komandan Kodim (Dandim) 0912/Kutai Barat, Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., menghadiri upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026, yang digelar di Alun-Alun Itho Kabupaten Kutai Barat, Rabu (20/05/2026).
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan kembali semangat persatuan dan perjuangan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut ini, Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, S.H., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Dr. Meutya Viada Hafid, S.I.P., M.M.
Dalam sambutannya selaku Pemerintah Daerah, Bupati Frederick Edwin menyampaikan dua pesan utama kepada seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara.
“Pertama, mari kita menjaga semangat persatuan bahwa dengan memperingati lahirnya Boedi Oetomo adalah momentum untuk merefleksikan kembali semangat nasionalisme dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kutai Barat. Wujudkan inovasi dan karya nyata membangun Kutai Barat,”ujarnya.
Lebih lanjut ia menekankan peran penting birokrasi, “Kedua, terkait peran ASN dan pelayanan publik maka saya mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan solidaritas. ASN didorong menjadi motor penggerak pembangunan daerah.”
Sementara itu, dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakan Bupati Kubar, ditegaskan bahwa tanggal 20 Mei 1908 merupakan tonggak sejarah berdirinya Boedi Oetomo, yang menjadi awal kesadaran berbangsa dan transformasi perjuangan dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual demi kedaulatan negara.
“Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,”bunyi amanat tersebut.
Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dijelaskan sejalan dengan semangat menjaga Ibu Pertiwi melalui perlindungan generasi muda. Dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kemandirian negara diwujudkan lewat berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, serta layanan Cek Kesehatan Gratis.
Pemerintah juga mengoptimalkan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi baru di tingkat desa. Khusus di ruang digital, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS), yang mulai Maret 2026 membatasi akses anak dibawah 16 tahun ke media sosial, demi menjaga ruang digital tetap sehat dan sesuai usia.
Dalam amanatnya, Menteri juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk berpegang pada Asta Cita sebagai kompas pembangunan. Peringatan Harkitnas ke-118 ini diharapkan dapat menyalakan kembali api semangat Boedi Oetomo, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan literasi digital demi kejayaan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta perwakilan masyarakat dan pelajar dilingkungan Kabupaten Kutai Barat. Acara ditutup dengan seruan semangat: Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118! Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,”tandasnya.
(Orik / 002)








