LCN – Mataram, – Kapolda NTB, Kalingga Rendra Raharja menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda NTB yang berlangsung di Gedung Rupatama Polda NTB, Selasa (09/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi jajaran Bidang TIK untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah-langkah penguatan pelayanan dan dukungan teknologi bagi institusi Polri ke depan.
Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan pentingnya Rakernis sebagai sarana evaluasi dan konsolidasi guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi. Ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar mampu menghasilkan rekomendasi dan program yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan dan efektivitas kerja Bidang TIK.
“Rakernis merupakan momen bagi kita untuk merembuk dan berdiskusi terkait evaluasi hasil kinerja sebelumnya, sekaligus menyusun program kerja yang lebih baik ke depan. Diharapkan segala kekurangan yang masih ditemukan dapat disempurnakan pada masa mendatang,”ujar Kapolda.
Menurutnya, peran teknologi informasi saat ini semakin vital dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, baik dalam pelayanan publik, pengelolaan data, komunikasi internal, hingga mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
Karena itu, Kapolda berharap Rakernis tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi mampu melahirkan berbagai inovasi dan solusi yang dapat memperkuat transformasi digital dilingkungan Polda NTB.
Selain sebagai ajang evaluasi, Rakernis juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan penyamaan persepsi antar personel pengemban fungsi TIK sehingga seluruh program yang dijalankan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap fungsi TIK semakin adaptif, profesional, dan mampu memberikan dukungan maksimal terhadap terwujudnya pelayanan kepolisian yang modern, efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(Orik / 002)








