LCN – Lombok Utara – Warga Dusun Karang Sobor, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia disebuah bangunan kosong pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Korban diketahui bernama M (26), pekerjaan swasta asal Dusun Penyambuan, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak sekolah dalam kondisi tergantung didalam bangunan kosong yang berada tidak jauh dari rumah salah satu rekannya.
Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kapolsek Tanjung AKP Surya Irawan, S.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat dan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Setelah menerima informasi dari warga, anggota langsung menuju TKP bersama tim Inafis Polres Lombok Utara untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan lokasi dengan garis polisi,”ujar Kapolsek.
Dari hasil pemeriksaan awal dilokasi serta keterangan para saksi, diketahui bahwa sehari sebelumnya korban sempat berkumpul bersama tiga rekannya. Pada malam hari, korban terlihat gelisah dan beberapa kali melakukan panggilan telepon hingga larut malam.
Keesokan harinya, korban sempat beraktivitas seperti biasa dan bekerja bersama rekannya disebuah gudang batako. Namun, menurut saksi, perilaku korban berubah menjadi tidak biasa, diantaranya beberapa kali meminjam sepeda motor dengan alasan yang tidak jelas sebelum akhirnya kembali ke rumah temannya.
“Sekitar pukul 11.00 Wita, korban ditemukan dalam kondisi tergantung oleh seorang anak sekolah, yang kemudian memberitahukan kepada warga setempat dan dilaporkan ke pihak kepolisian,”jelasnya.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Tanjung untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan medis sementara menyatakan bahwa korban meninggal dunia murni akibat gantung diri dan tidak ditemukan indikasi kekerasan,”tambah Kapolsek.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melengkapi administrasi penyelidikan, termasuk pembuatan berita acara dan koordinasi lanjutan terkait hasil visum.
“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga penanganan korban. Situasi dilokasi saat ini dalam keadaan kondusif,”tutup AKP Surya Irawan.
(Orik / 002)







