Home / Daerah / Sinergi Emas di Pringgasela: Korem 162/WB Tuntaskan Asrama, Pemkab Lotim Guyur Rp200 Juta Untuk Yatim PA Ampera

Sinergi Emas di Pringgasela: Korem 162/WB Tuntaskan Asrama, Pemkab Lotim Guyur Rp200 Juta Untuk Yatim PA Ampera

LCN – Lombok Timur, – NTB, Puncak peringatan Milad ke-48 Yayasan Siti Khodijah dan LKSA Panti Asuhan Ampera Pringgasela, Rabu (22/07/2026), menjadi momentum bersejarah. Bukan sekadar seremoni rutin, perhelatan yang dirangkaikan dengan Haul Pendiri Yayasan, Almarhum Mayor H. Ahmad Siddiq, ini melahirkan langkah nyata sinergi lintas sektor dalam menyelamatkan masa depan anak yatim di Lombok Timur.

Berlangsung khidmat di Masjid Besar Jami’yyatul Qudsiyyah, Pringgasela, acara bertajuk “48 Tahun Mengukir Asa Bersama Menuju Cita” tersebut menjadi bukti sahih ketahanan lembaga sosial berbasis masyarakat yang mampu bertahan hampir setengah abad.

Ketahanan LKSA PA Ampera tak lepas dari kolaborasi konkret dilapangan. Jajaran Korem 162/Wira Bhakti membuktikan kepedulian sosialnya dengan merampungkan rehabilitasi ringan fasilitas asrama panti. Langkah taktis TNI ini mendulang apresiasi tinggi dari jajaran pengurus dan pemerintah daerah.

Meranggapi kontribusi tersebut, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin langsung mengambil langkah cepat (fast response). Dihadapan ratusan jamaah dan tokoh masyarakat, Bupati menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berupa alokasi bantuan anggaran sebesar Rp 200 juta.

“Keberhasilan mempertahankan eksistensi selama 48 tahun adalah bukti kuatnya gotong-royong. Pemkab Lombok Timur siap menyokong dana Rp200 juta untuk menuntaskan pembangunan asrama, menambah kas swadaya panitia yang telah terkumpul sebesar Rp 90 juta,”tegas Bupati.

Bupati juga mengutip hadis sahih riwayat Bukhari mengenai kedudukan istimewa para pemelihara anak yatim disurga kelak yang mendampingi Rasulullah SAW. Pesan spiritual ini ditegaskan sebagai pemantik kesadaran kolektif agar kepedulian sosial di Lombok Timur terus tumbuh bertransformasi menjadi aksi nyata.

Sementara itu, Ketua LKSA PA Ampera, Hasanain Ayyubi, mengungkapkan bahwa perjalanan 48 tahun mengasuh, mendidik dan memberikan kasih sayang kepada anak-anak yatim bukanlah lintasan yang mudah dilalui.

“Kunci utama LKSA PA Ampera dapat bertahan hingga hari ini, yaitu kesabaran, keikhlasan, serta dedikasi tanpa henti dari para pengurus, pembina dan pengasuh. Bantuan renovasi dari Korem 162/Wira Bhakti serta komitmen hibah dari Bupati Lombok Timur menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi kami,”ujar Hasanain dalam laporan resminya.

Puncak acara ditutup dengan momen haru penyerahan santunan secara simbolis oleh Bupati Lombok Timur kepada 65 anak yatim piatu dan 55 warga lanjut usia (lansia). Tangan dingin pemerintah, ketegasan aksi TNI dan kedermawanan masyarakat Pringgasela kini menyatu, memastikan asa anak-anak asuh LKSA Ampera terus menyala menuju cita-cita mulia,”pungkasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *