Home / Berita POLRI / Tragedi di Balik Keindahan Tiu Bombong: Seorang Pemuda Hilang Terseret Arus Deras

Tragedi di Balik Keindahan Tiu Bombong: Seorang Pemuda Hilang Terseret Arus Deras

LCN – Lombok Utara, – Suasana tenang diobjek wisata Air Terjun Tiu Bombong, Dusun Lokok Bata, Desa Pendua, mendadak mencekam, Senin siang (20/04/2024). Seorang pemuda bernama Rozi Herliawan Hendri umur (26) tahun, warga Desa Santong, dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus deras saat sedang mandi bersama dua rekannya.

Kapolres Lombok Utara Polda NTB, AKBP Agus Purwanta, S..I.K melalui Kasat Polairud, AKP I Gusti Made Suarjaya menyampaikan, peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 12.00 WITA. Korban bersama dua temannya, Fery Armayadi dan Abdul Hamid, tiba dilokasi untuk menikmati kesegaran air terjun. Namun, keceriaan itu berubah menjadi kepanikan saat Rozi tiba-tiba terlihat kesulitan bernapas dan meminta tolong dari tengah pusaran air,”papar I Gusti.

Masih kata I Gusti, Saksi mata, Fery dan Abdul, sempat berusaha heroik dengan mencoba meraih tangan korban. Namun, alam berkata lain. Arus bawah Tiu Bombong yang sangat kuat saat itu membuat pegangan mereka terlepas. Tubuh Rozi pun seketika hilang ditelan derasnya aliran air terjun.

Mendapati rekannya hilang, Fery segera berlari menuju perkampungan terdekat untuk meminta bantuan, sementara Abdul tetap berjaga dilokasi dengan harapan melihat tanda-tanda keberadaan korban dipermukaan.

Tak lama kemudian, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kayangan, Polres Lombok Utara Polda NTB, IPTU Zaenuddin, bersama anggota Babinsa dan puluhan warga setempat terjun ke lokasi untuk melakukan penyisiran.

“Hingga pukul 14.12 WITA, tim dilapangan masih berjibaku melakukan pencarian. Kendala utama kami, yakni debit air dan arus sungai yang sangat deras, sehingga menyulitkan proses penyelaman maupun penyisiran manual,”ujar laporan awal dari lokasi kejadian.

Keberadaan Rozi Herliawan Hendri masih misterius. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada saat berkunjung ke lokasi wisata air, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu yang dapat memicu luapan arus sungai secara tiba-tiba.

Petugas kepolisian dan tim evakuasi masih bersiaga dilokasi, menunggu bantuan tambahan dan memantau kondisi arus untuk melanjutkan pencarian lebih dalam,”ujarnya.

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *