Home / Daerah / Lombok Timur 2027: Melampaui Statistik, Mengejar Mimpi “SMART” di Tengah Rekor IPM

Lombok Timur 2027: Melampaui Statistik, Mengejar Mimpi “SMART” di Tengah Rekor IPM

LCN – Lombok Timur, – NTB, Kabupaten Lombok Timur tidak sedang sekadar berencana diatas kertas. Dibawah komando Bupati H. Haerul Warisin, daerah dengan populasi terbesar di NTB ini baru saja membedah strategi besar untuk tahun 2027 melalui Konsultasi Publik RKPD yang digelar di Rupatama Kantor Bupati, Kamis (12/02/2026).

​Bukan sekadar seremonial, pertemuan ini menjadi panggung pengumuman pencapaian krusial yang menempatkan Lombok Timur dalam radar pertumbuhan nasional.Ekonomi Melejit, Harapan Hidup Meningkat
​Disaat banyak daerah berjuang dengan pemulihan pasca-pandemi, ekonomi Lombok Timur justru “ngegas” diangka 6 persen lebih. Angka ini bukan hanya tinggi untuk skala lokal, tapi resmi melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.

​”Secara langsung bisa kita lihat pergerakan ekonomi setiap hari,”ujar Bupati Haerul Warisin dengan nada optimis. Salah satu “senjata rahasia” dibalik angka ini adalah keberadaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang secara efektif menarik gerbong sektor pertanian dan peternakan lokal.

​​Tahun 2025 menjadi saksi sejarah baru. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur melesat ke angka 72,35, naik hampir satu poin penuh (0,87) dari tahun sebelumnya. Usia Harapan Hidup kini menyentuh 72,29 tahun, Angka kemiskinan turun dari 14,51% menjadi 13,53%. Meski secara data tumbuh pesat, Lombok Timur masih berada diperingkat ke-7 di NTB karena beban jumlah penduduk yang masif. Namun, Bupati menegaskan agar timnya tidak “kecil hati”. “Target kita berikutnya adalah posisi enam besar dan seterusnya!”.

​Selain data makro, Bupati juga menyoroti hal yang menyentuh urat nadi rakyat, Infrastruktur. Ia memastikan koordinasi dengan BNPB sedang dipercepat untuk memperbaiki jembatan-jembatan yang rusak.

Bahkan, rencana ambisius pembangunan Jembatan Gantung Sekar Teja telah diajukan ke pemerintah pusat untuk memastikan konektivitas warga tak lagi terhambat.

​Visi “SMART” Bukan Slogan Semata
​Kepala Bappeda, M. Zaidar Rohman, menekankan bahwa RKPD 2027 adalah fase krusial—tahun ketiga dari peta jalan Lombok Timur SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius dan Transparan).

​DPRD pun satu suara. Wakil Ketua DPRD, Wais Al Qarni, menyatakan komitmennya untuk mengawal agar setiap rupiah dari anggaran 2027 benar-benar “berpihak kepada masyarakat”.

​Konsultasi publik ini mengirimkan pesan kuat, Lombok Timur sedang bertransformasi dari daerah “raksasa tidur” menjadi mesin ekonomi baru di NTB. Dengan perencanaan yang matang, tahun 2027 diprediksi akan menjadi puncak dari perubahan besar tersebut,”ujarnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *