Home / Daerah / Bukan Sekadar Seremonial, Wakil Bupati Lombok Timur ‘Senggol’ Integritas Data di Pencanangan Desa Cantik Terara

Bukan Sekadar Seremonial, Wakil Bupati Lombok Timur ‘Senggol’ Integritas Data di Pencanangan Desa Cantik Terara

LCN – Lombok Timur,– NTB, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, memberikan peringatan keras mengenai risiko fatal salah urus data dalam pembangunan daerah. Hal itu ditegaskannya saat meresmikan tiga desa di Kecamatan Terara sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Selasa (14/04/2026).

Tiga Desa yang kini resmi menyandang status tersebut, yakni Desa Rarang, Desa Rarang Selatan dan Desa Kalianyar. Pemilihan ketiga Desa ini bukanlah tanpa alasan, melainkan hasil evaluasi mendalam oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai garda terdepan tata kelola data diakar rumput.

Dalam sambutannya yang lugas, Wabup Edwin menekankan kebijakan publik yang tajam tidak bisa dilahirkan hanya dari balik meja kantor bupati.

“Membangun data itu pasti mulai dari Desa, tidak bisa hanya dilakukan dari lantai enam, kantor bupati, “tegasnya. Ia menambahkan program Desa Cantik sebagai momentum krusial untuk mengubah pola kerja pemerintah menjadi lebih terukur dan berbasis fakta riil (valid).

Lebih lanjut, Wabup mengingatkan data yang tidak akurat, yaitu bom waktu bagi anggaran daerah. Jika sebuah kebijakan diambil berdasarkan data yang salah, maka biaya koreksi yang harus dikeluarkan pemerintah dimasa depan akan membengkak jauh lebih besar.

“Bayangkan jika datanya salah, maka kebijakannya sudah pasti akan salah. Dampaknya, kita akan membutuhkan dana yang sangat besar untuk memperbaikinya,”ungkap Wabup.

Senada dengan Wabup, Kepala BPS NTB, H. Wahyudin, meluruskan anggapan Program Desa Cantik akan menambah beban administratif perangkat Desa. Sebaliknya, program ini justru hadir untuk menyelaraskan berbagai aplikasi kementerian agar lebih efisien.

“Data yang akurat menjamin setiap rupiah dalam APBDes tepat sasaran. Kita tidak bisa bicara kesejahteraan tanpa data yang menjadi kompas pembangunan,”jelas Wahyudin.

Menjelang berakhirnya masa jabatan sejumlah kepala Desa pada Mei mendatang, Wabup menitipkan pesan khusus agar semangat membangun berbasis data ini tidak luntur. Ia berharap siapapun yang melanjutkan kepemimpinan di Desa nantinya tetap menjaga integritas statistik yang telah dirintis,”paparnya.

Acara yang berlangsung diaula Kantor Camat Terara ini ditutup dengan pemukulan gong dan penandatanganan piagam komitmen. Kini, Rarang, Rarang Selatan dan Kalianyar resmi menjadi ujung tombak statistik yang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi Desa-Desa lain di Bumi Patuh Karya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *