LCN – Lombok Timur, – NTB, Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sukses mencatatkan angka fantastis sebesar 7,83% pada triwulan I tahun 2026.
Angka ini melesat tinggi melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Menindaklanjuti tren positif tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim langsung tancap gas memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui karpet merah permodalan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menegaskan Pemda berkomitmen penuh membangun pertumbuhan ekonomi berbasis Desa. Strategi utamanya memfasilitasi UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mengakses lembaga keuangan formal secara instan.
Salah satu program andalan yang siap digulirkan adalah Lotim Berkembang. Melalui program ini, Pemda bekerja sama dengan Bank NTB Syariah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan skema yang sangat menggiurkan bagi pelaku usaha.
“Nantinya Pemda akan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah untuk menyalurkan KUR yang bunganya ditanggung Pemda, sehingga masyarakat hanya akan membayar modalnya saja,”ungkap Juaini Taofik saat menghadiri Diseminasi Layanan AHU Online di Rupatama 2 Kantor Bupati, Senin (29/06/2026).
Legalitas Jadi Kunci, Layanan AHU Online Cuma 7 Menit. Namun, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi pelaku usaha untuk menikmati fasilitas istimewa ini, yaitu kepemilikan legalitas hukum yang jelas. Sekda berjanji, UMKM yang sudah terdaftar resmi akan menjadi prioritas utama dalam setiap program bantuan pemerintah.
“Kalau ada bantuan-bantuan, nanti kita utamakan dulu yang sudah mendaftar dan diakui oleh negara,”tegas Sekda.
Untuk mempermudah hal tersebut, Pemda mendorong pelaku usaha memanfaatkan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) Online dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendaftarkan Perseroan Perseorangan.
Layanan berbasis digital ini terbukti memangkas jalur birokrasi yang melelahkan. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, I Gusti Putu Milawati, yang membuka langsung kegiatan diseminasi tersebut menjelaskan betapa cepatnya sistem digital saat ini. Salah satu contoh nyata adalah pengesahan Perseroan Terbatas (PT) yang kini hanya memakan waktu 7 menit.
Dengan transformasi digital dan sokongan modal tanpa bunga ini, Lombok Timur optimis dapat mempertahankan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional.
Selain mengupas tuntas kemudahan Perseroan Perorangan, agenda diseminasi yang diikuti oleh 100 pelaku UMKM ini juga membedah berbagai kemudahan layanan hukum digital lainnya di AHU Online, mulai dari Apostille, Fidusia,
Kewarganegaraan, hingga layanan Notaris yang kini bisa diakses secara mandiri, cepat dan mudah,”pungkasnya.
(Orik / 002)







