Home / Daerah / Tak Mau Takhta Juara Nasional Direbut, Bupati Lotim “Suntik Mati” Transaksi Tunai!

Tak Mau Takhta Juara Nasional Direbut, Bupati Lotim “Suntik Mati” Transaksi Tunai!

LCN – Lombok Timur,– NTB, Kabupaten Lombok Timur tidak main-main dalam mempertahankan mahkota sebagai yang terbaik di Indonesia. Senin (04/05/2026), Bupati H. Haerul Warisin resmi meluncurkan aplikasi SIPDAH, sebuah sistem digital yang akan menjadi “algojo” bagi transaksi tunai dilingkungan Pemerintah Daerah.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dengan predikat Juara Nasional TP2DD, yang kini melekat dipundak Lombok Timur, Bupati Warisin sadar betul daerah lain tengah mengintai untuk merebut posisi tersebut.

Dalam rapat evaluasi PAD di Rupatama I Kantor Bupati, Warisin memberikan arahan yang cukup “pedas” kepada seluruh jajaran OPD. Ia menegaskan efisiensi adalah harga mati jika ingin PAD yang tahun lalu sukses mencapai 101% tetap terjaga atau bahkan melampaui target.

“Tahun 2026 ini jauh lebih berat. Mempertahankan itu lebih sulit daripada meraih. Saya minta, jangan lagi pakai cara-cara konvensional. Kita harus bertransformasi, jangan malu meniru praktik positif demi kemajuan,”tegas Bupati dihadapan seluruh pimpinan OPD.

Aplikasi SIPDAH (Sistem Informasi Perpajakan Daerah) hadir untuk mengubah total gaya lama pembayaran pajak.

Kepala Bapenda Lombok Timur, Muksin, mengungkapkan sistem ini membawa perubahan revolusioner.
Bayar Pakai QRIS, Dari sistem manual yang kaku menjadi dinamis lewat QRIS.

Seluruh pembayaran pajak kini terkunci rapi berdasarkan nama dan NIK, sehingga menutup celah manipulasi data. Mencakup sembilan item pajak daerah yang kini bisa dibayar hanya dari genggaman ponsel.

Instruksi Bupati sangat jelas,seluruh OPD penghasil PAD tidak punya pilihan lain selain menggunakan sistem digital. Tidak ada lagi ruang untuk transaksi tunai yang berisiko dan tidak transparan.

Acara yang juga dihadiri Wakil Bupati dan Bank NTB Syariah ini diakhiri dengan simulasi transaksi yang menunjukkan betapa mudahnya membayar pajak diera digital.

Dengan SIPDAH, Lombok Timur kini resmi menancapkan gas lebih dalam untuk tetap menjadi “Raja Digitalisasi” ditingkat nasional,”tandasnya.

 

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *