Home / Daerah / Bukan Sekadar Pameran! Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana Bakal “Boyong” Alat Tenun dan Mutiara Custom ke Jakarta

Bukan Sekadar Pameran! Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana Bakal “Boyong” Alat Tenun dan Mutiara Custom ke Jakarta

LCN – Mataram, – Nusa Tenggara Barat (NTB),
UMKM Binaan Persit NTB siap ikut serta melalui ajang bergengsi PERSIT BISA 2 Tahun 2026 yang akan digelar di Balai Kartini Jakarta, pada tanggal 7- 9 Mei 2026 mendatang, Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana bakal tampil dengan mempromosikan produk UMKM unggulan Bumi Gora di Tingkat Nasional.

​Dua stand dengan tiga produk telah disiapkan untuk memamerkan produk-produk yang telah lolos kurasi mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat, berupa tas ketak yang melegenda sebagai juara favorit tahuh 2025 pada kegiatan PERIST BISA 1, dan tahun ini akan tampil juga kain tenun Pringgasela yang sarat filosofi, hingga kemilau mutiara Lombok yang mendunia.

​Inovasi “Live Experience”: Menenun langsung merupakan konsep pada stand yang akan disiapkan nantinya di Balai Kartini.

Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana Siap Tampil di PERSIT BISA 2 Tahun 2026, Membawa Tiga Produk Unggulan UMKM NTB ke Panggung Nasional

Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana menegaskan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga prajurit melalui partisipasi aktif pada ajang Persit Bisa 2 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Balai Kartini, Jakarta.

Keikutsertaan dalam ajang berskala nasional ini menjadi momentum strategis bagi Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana untuk menghadirkan produk-produk unggulannya sekaligus mendongkrak perekonomian anggotanya melalui perluasan akses pasar.

Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana Ny. Endang Sjasul Arief, menyampaikan bahwa Persit Bisa merupakan wadah pengembangan kreativitas bagi para istri prajurit TNI AD untuk menampilkan karya terbaiknya.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi para istri prajurit TNI AD untuk berkreasi, berkarya, dan menunjukkan potensi terbaik yang mereka miliki. Kami juga mengundang rekan-rekan media untuk ikut menyebarluaskan program PERSIT BISA 2 Tahun 2026 sebagai wadah pengembangan kreatif organisasi Persit, “ujarnya, dalam kegiatan konferensi pers, 1 April 2026.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, atas kesempatan yang diberikan kepada anggota Persit dari seluruh Indonesia, termasuk NTB, untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Dalam proses kurasi yang dilakukan Pengurus Persit KCK Pusat berhasil meloloskan sejumlah produk unggulan UMKM NTB. Produk tersebut meliputi tas ketak yang pada tahun sebelumnya meraih predikat juara favorit, kain tenun Pringgasela khas Lombok dan mutiara Lombok.

Tas ketak yang akan ditampilkan nantinya tentunya dibarengi dengan inovasi terbaru yg digagas langsung dari ide kreatif Ny. Endang Sjasul Arief yang dipadukan dengan mutiara mabe (half pearl) dan merupakan produk terbatas (limited edition).

Seluruh produk hasil pembinaan UMKM ditingkat Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana, dikembangkan melalui Galeri Wira Bakti. Wadah promosi dan pembinaan tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun sebagai pusat pengembangan produk kreatif anggota Persit.

“Melalui Galeri Wira Bakti, kami ingin mewujudkan keunggulan kreativitas ibu-ibu Persit sekaligus menghadirkan pembinaan berkelanjutan bagi UMKM binaan,”jelas Ny. Endang Sjasul Arief

Keberadaan UMKM Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana juga didukung oleh Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana Ny. Indah Piek Budyakto,

Hadirkan Konsep Interaktif dan Eksklusif
Pada pameran nanti, Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana akan mengisi dua stand dengan tiga produk unggulan yang menampilkan produk hasil kurasi. Tidak hanya memamerkan produk jadi, stan NTB juga menghadirkan konsep interaktif dan edukatif bagi pengunjung.

Salah satunya dengan menghadirkan langsung perajin tenun beserta alat tenunnya untuk mendemonstrasikan proses pembuatan kain secara langsung. Selain itu, perajin mutiara juga akan hadir untuk melayani permintaan desain atau susunan mutiara sesuai keinginan pengunjung. Konsep ini dihadirkan untuk memperkuat nilai keaslian, kualitas, serta eksklusivitas produk NTB. Beberapa produk bahkan diproduksi secara terbatas (limited edition) guna menjaga nilai khas dan daya tariknya.

“Kami menjaga kualitas dan eksklusivitas produk. Harapannya, pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga membeli produk UMKM yang kami bawa selama tiga hari pameran, “ungkapnya.

Lebih lanjut, Ny. Endang Sjasul Arief menegaskan partisipasi dalam Persit Bisa 2 Tahun 2026 menjadi bukti bahwa UMKM NTB memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mendapat ruang promosi yang tepat. Ajang ini diharapkan menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM binaan untuk memperluas jejaring, membuka peluang pasar baru, serta meningkatkan penghasilan keluarga prajurit.

Sebagai bagian dari publikasi, ia turut memperkenalkan langsung contoh produk unggulan berupa tas ketak yang diberi ornamen mabe menambah nilai jual yang tinggi, mutiara, dan kain tenun yang merepresentasikan kekayaan kriya dan budaya NTB.

Ny. Endang Sjasul Arief juga meminta dukungan insan pers untuk membantu mempublikasikan karya UMKM binaan Persit KCK Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana agar semakin dikenal luas.

“Kami berharap dukungan rekan-rekan media agar hasil UMKM binaan kami semakin dikenal masyarakat, sehingga para anggota dapat terus berkarya, berkembang, dan memperoleh penghasilan yang lebih baik,”tutupnya. (F3)

Ny. Endang Sjasul Arief mengungkapkan penampilan kali ini mengusung konsep interaktif yang berbeda dari biasanya. Pengunjung tidak hanya sekadar melihat barang jadi, tetapi akan disuguhkan proses kreatifnya secara langsung.

​”Kami membawa pengrajin tenun beserta alatnya langsung ke Jakarta. Pengunjung bisa melihat bagaimana sehelai kain indah tercipta dari jemari terampil perajin kita. Selain itu, ada perajin mutiara yang siap merangkai desain sesuai keinginan pembeli di tempat (custom design),”ujar Ny. Endang Sjasul Arief dengan penuh semangat.

​Salah satu yang diprediksi akan menjadi primadona sebagai perpaduan inovatif antara tas ketak dengan mutiara mabe (half pearl). Konsep ini merupakan ide kreatif murni Ny. Endang Sjajul Arief. Produk ini disebut sebagai koleksi eksklusif yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.

​”Kami menjaga kualitas dan eksklusivitas. Setiap karya yang kami tampilkan memiliki nilai khas, bahkan limited edition. Harapannya, pengunjung tidak hanya tertarik melihat, tapi juga bangga memiliki produk UMKM binaan kami,”lanjutnya.

Kegiatan kami ini juga didukung oleh Ny. Indah Piek Budyakto sebagai Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana,

​Keberhasilan produk-produk ini menembus pasar nasional tidak lepas dari peran Galeri Wira Bakti. Wadah pembinaan yang sudah berjalan lebih dari satu tahun ini menjadi inkubator bagi istri prajurit TNI AD untuk berkreasi dan meningkatkan ekonomi keluarga.

​Ny. Endang Sjasul Arief juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Umum Persit KCK, Ny. Uli Simanjuntak, atas kesempatan emas bagi daerah untuk unjuk tampil dilevel Nasional.

​”Kami mohon dukungan rekan-rekan media. Mari kita tunjukkan produk lokal kita punya daya saing tinggi. Jika UMKM kita maju, penghasilan dan kesejahteraan keluarga prajurit juga akan meningkat,”pungkasnya.

(Orik / 002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *