LCN, – Lombok Barat – NTB, Semangat membangun kemandirian ekonomi rakyat terus digaungkan pemerintah melalui pelaksanaan Launching 1.061 Titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar secara daring serentak di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kegiatan dipusatkan di KDKMP Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, wilayah teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram dibawah Komando Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti, Sabtu siang (16/05/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh optimisme, yang dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah, perbankan, tokoh masyarakat hingga pengurus koperasi. Hadir mewakili Gubernur NTB, Sekda Provinsi NTB Dr. H. Abul Chair, S.H., M.H., bersama Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., KABINDA NTB Amirudin, S.Ag., M.H., serta Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han).
Peluncuran nasional dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia (RI) Bapak H. Prabowo Subianto melalui sambungan daring, ditandai dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol operasionalisasi 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa. Presiden juga menekankan pentingnya koperasi modern yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui digitalisasi, transparansi dan tata kelola profesional.
“Dengan adanya KDKMP, masyarakat desa akan memiliki kekuatan ekonomi sendiri. Ada gerai sembako, simpan pinjam, distribusi pupuk, gas, hingga penyerapan hasil pertanian. Ini langkah besar membangun kemandirian bangsa,”tegas Presiden Prabowo.
Danrem 162/WB Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan KDKMP menjadi energi baru bagi pembangunan ekonomi masyarakat dari tingkat Desa.
“Koperasi Merah Putih ini bukan hanya program pemerintah, tetapi harapan baru masyarakat desa untuk bangkit secara ekonomi. TNI siap mendukung pengawasan dan pendampingan agar program ini berjalan tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi rakyat,”ujar Danrem 162/WB.
Sementara itu, Dandim 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., menambahkan bahwa sinergi seluruh elemen sangat penting dalam menjaga keberlangsungan program strategis nasional tersebut.
“Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung kemajuan koperasi Desa,”ungkapnya.
Program KDKMP sendiri dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dengan ditaarget pembentukan 80 ribu unit koperasi seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2026. Pemerintah juga menyiapkan puluhan ribu tenaga manajer koperasi guna memastikan pengelolaan berjalan profesional dan modern.
Launching ini menjadi tonggak penting dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, kuat, dan berkeadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
(Orik 002)







